3 Hal Yang Harus Ada Di Perencanaan Keuangan Keluarga

Halo bos bis semuanya! Assalamualaikum! Perencanaan keuangan harus dimiliki di dalam semua sektor, termasuk sektor keluarga. Perencanaan keuangan keluarga berfungsi untuk mengelola keuangan, mengontrol pengeluaran agar terciptanya kebebasan finansial keluarga dan mencapai kesejahteraan dalam hidup.

Dalam perencanaan keuangan keluarga, ada 3 hal yang harus ada di dalam perencaan keuangan tersebut. Di bawah ini oting akan coba jelaskan, apa hal harus ada tersebut dan kenapa harus ada. Jadi mari kita langsung saja ke penjelasannya.

1. Tabungan

Dalam perencaan keuangan secara umum, tabungan selalu berada di urutan nomor 1. Tabungan juga selalu memiliki porsi lebih besar dibanding pos lainnya selain kebutuhan. Yaitu 20% dari setiap pemasukan yang kita dapatkan. Kenapa tabungan bisa begitu penting? Hal ini dikarenakan tabungan berguna untuk keperluan saat ini dan masa depan. Tabungan biasanya dibagi 2 sub-pos, dana tabungan umum dan dana darurat. Dana tabungan umum digunakan untuk biaya yang akan terjadi di masa depan, sedangkan dana darurat digunakan untuk biaya tidak terduga yang terjadi saat ini.

2. Asuransi

Semenjak pandemi COVID-19, orang-orang mulai memperhatikan pentingnya asuransi, terkhusus asuransi kesehatan. Hal ini dikarenakan biaya perawatan rumah sakit yang begitu mahal. Terlebih lagi, namanya sakit, tidak ada yang tahu kapan datangnya. Untuk itu, anggaran asuransi ini wajib dimasukkan ke anggaran keluarga. Apalagi jika bos bis baru menikah dan berniat memiliki anak. Biaya melahirkan tentu tidak sedikit apalagi jika harus operasi caesar. Asuransi bisa mengcover itu semua, meski ada beberapa asuransi yang tidak mengcover 100% biaya perawatan dan persalinan. Namun, asuransi dapat membantu keuangan bos bis disaat terdesak karena terjangkit penyakit.

3. Investasi

Jika bos bis sudah memiliki tabungan dan dana darurat yang cukup, saatnya untuk menganggarkan dana untuk investasi. Dana investasi berguna untuk persiapan keuangan masa depan dan untuk tujuan keuangan dalam jangka panjang. Dengan kata lain, bos bis dapat menggunakan investasi untuk dana pensiun nantinya. Atau bos bis dapat menggunakan investasi untuk pendidikan jenjang kuliah anak bos bis nantinya (jika anak bos bis masih kecil). Investasi returnnya lebih besar dibanding bunga rekening, dan akan lebih menguntungkan jika berinventasi untuk pendanaan jangka panjang seperti yang sudah oting sebutkan tadi, pensiun dan pendidikan jenjang kuliah anak.

Jadi itulah 3 hal yang harus ada di dalam perencaan keuangan keluarga. Terima kasih sudah membaca hingga akhir dan semoga bermanfaat. Jika ada pertanyaan silahkan hubungi oting dengan klik ikon whatsapp di bawah ini. Bos bis juga bisa mencari artikel lain dengan memasukkan kata kunci ke kolom pencarian yang ada di bagian atas halaman ini.

artikel ini disiapkan oleh:

Irma Nurhayati

Aku Irma. Pencinta buku yang suka berbagi pengalaman membacanya di blog dan sosial media.

pertanyaan lebih lanjut hubungi via WhatsApp
Categorised in: