Apa Itu Kartu Utang, Fungsi, dan Cara Membuatnya

Halo bos bis semuanya! Assalamualaikum! Setiap perusahaan tidak selalu bisa membeli barang atau bahan baku secara tunai. Adakalanya perusahaan membeli barang atau bahan baku dengan berutang. Karena tidak berutang hanya kepada satu kreditur saja, maka pencatatan atas utang ini pun harus dicatat dengan sebaik-baiknya. Fungsinya adalah untuk membantu perusahaan mengawasi utang-utangnya, karena tidak mungkin mengingatnya satu-persatu.

Apa itu kartu utang?

Kartu utang adalah sarana pencatatan utang perusahaan terhadap kreditur atau vendor. Dalam kartu utang ini akan dicatat berapa jumlah penambahan utang dan pengurangan utang secara terperinci. Di dalam kartu utang terdapat informasi nama kreditur, nomor rekening, syarat pembayaran utang, nomor bukti mutasi atau perpindahan dana. Data-data yang dicatat dalam kartu utang berupa; transaksi pembelian secara kredit, transaksi retur pembelian secara kredit, dan transaksi pembayaran utang.

Fungsi kartu utang

Kartu utang memiliki banyak fungsi bagi perusahaan. Pengawasan terhadap utang pun harus dilakukan secara ketat karena akan mempengaruhi beban perusahaan. Semakin besar utang, akan semakin besar beban yang ditimpakan kepada perusahaan. Perusahaan harus mengawasi jumlah dan tanggal jatuh tempo pembayaran utang. Karena jika utang tidak dibayarkan sebelum jatuh tempo, perusahaan dapat terkena denda yang dapat membebani perusahaan. Selain itu, utang yang tidak dibayarkan ini dapat dibawa ke jalur hukum dan dapat membahayakan kelangsungan perusahaan.

Beberapa fungsi kartu utang;

  1. Mencatat penambahan dan pengurangan utang.
  2. Pengingat tanggal jatuh tempo
  3. Bukti pembayaran utang
  4. Memudahkan untuk mencari informasi rincian utang
  5. Menjadi referensi pencatatan di buku besar utang
  6. Membantu penyelesaian jika ada perbedaan jumlah utang dengan pencatatan di kreditur.

Cara membuat kartu utang

Membuat kartu utang dapat dilakukan oleh perusahaan sendiri dengan dibantu program excel. Yang terpenting adalah adanya bagian-bagian kartu utang yang harus dibuat saat pembuatan kartu utang tersebut.

Contoh kartu utang dari bukumitra.id
Contoh kartu utang dari bukumitra.id
  1. Nama perusahaan: Tuliskan nama perusahaan bos bis dibagian paling atas kartu utang
  2. Judul kartu utang : Tulis judul KARTU UTANG untuk memudahkan membedakan kartu utang dengan kartu lainnya
  3. Nama dan alamat kreditur: Penting untuk menuliskan nama kreditur karena setiap kartu utang hanya menyematkan satu nama kreditur dan satu alamat kreditur
  4. Syarat pembayaran: Diisi dengan syarat pembayaran yang disepakati bisa berupa tunai atau transfer.
  5. Nomor rekening dan bank lalu a/n : Diisi dengan nomor rekening kreditur, bank transfer dan atas nama rekening kreditur.
  6. Tanggal : Diisi dengan tanggal pembelian dan pembayaran setiap angsuran atau pelunasan sesuai jatuh tempo
  7. Keterangan: Diisi dengan penjelasan pembelian barang atau jasa.
  8. No. bukti : Diisi dengan nomor bukti pembayaran atau pembelian.
  9. Pembelian: Diisi dengan jumlah nominal pembelian
  10. Pembayaran: Diisi dengan jumlah nominal pembayaran
  11. Saldo : Diisi dengan sisa utang hasil penambahan dan atau pengurangan setelah pembelian dan pembayaran.

Terima kasih sudah membaca hingga akhir dan semoga bermanfaat. Jika ada pertanyaan silahkan hubungi oting dengan klik ikon whatsapp di bawah ini. Bos bis juga bisa mencari artikel lain dengan memasukkan kata kunci ke kolom pencarian yang ada di bagian atas halaman ini.

artikel ini disiapkan oleh:

Irma Nurhayati

Aku Irma. Pencinta buku yang suka berbagi pengalaman membacanya di blog dan sosial media.

pertanyaan lebih lanjut hubungi via WhatsApp
Categorised in: