Bahayanya Gaya Pacaran Jaman Sekarang dan Tips Untuk Orang Tua

Halo BosBis semuanya! Assalamualaikum! Perkembangan jaman yang tidak dapat dibatasi, dan kemudahan mencari informasi yang tak dapat dibendung menjadi salah satu penyebab timbulnya masalah gaya pacaran jaman sekarang. Jika dulu di awal abad ke-19, para gadis akan lebih malu-malu saat digoda lawan jenisnya, belum banyak tontonan yang mudah diakses, masih tingginya budaya malu, dan para orang tua masih sah-sah saja menikahkan anak-anaknya meski di bawah umur demi menghindari masalah. Karena pada jaman itu, gunjingan lebih bisa menghancurkan sebuah keluarga.

Jaman sekarang banyak tontonan yang mudah diakses dan kebanyakan tentang pasangan remaja yang berpacaran. Hal ini juga yang memicu gaya pacaran negatif jaman sekarang. Akibatnya, para orang tua harus bekerja lebih ekstra demi menjaga anak-anaknya dari pengaruh dan perbuatan negatif.

Berikut ini Oting akan menjelaskan 3 tips untuk orang tua agar bisa menjaga anaknya dari hal negatif mengenai pacaran tersebut.

Tingkatkan Pendidikan Agama

Pondasi yang paling penting untuk melindungi akhlak baik adalah dengan meningkatkan pendidikan agama. Perbekalan pendidikan agama memang sangat penting agar anak-anak mampu membedakan mana yang baik dan mana yang buruk. Meningkatkan rasa malu agar bisa terhindar dari perbuatan tercela yang bisa merusak nama keluarga. Dengan pendidikan agama yang bagus anak juga akan lebih bisa menentukan prioritas yang dicintainya yang seharusnya ada di peringkat pertama dan kedua adalah Tuhan dan Orang tuanya. Sehingga, anak akan berpikir kembali saat akan melakukan hal yang tidak baik.

Berikan Penjelasan Tentang Nafsu, Obsesi, Dan Cinta

Meski memang terkadang orang tua merasa tabu untuk menjelaskan perihal ini tapi jika bukan dari orang tua dari siapa lagi anak akan tahu soal kehidupan. Anak harus bisa membedakan antara nafsu, obsesi dan cinta agar terhindar dari gaya berpacaran yang berbahaya dan dapat merusak nama baiknya dan juga keluarga. Orang tua juga harus bisa menjelaskan sisi positif dan sisi negatif dari berpacaran, tanggung jawabnya dan hal lain yang diperlukan. Kekerasan dalam hubungan pacaran juga perlu dijelaskan. Tidak hanya kekerasan fisik saja tapi juga kekerasan mental yang mungkin saja akan dirasakannya di kemudian hari.

Tingkatkan Komunikasi Antara Anak dan Orang Tua

Komunikasi sangat penting untuk ditingkatkan saat anak sudah beranjak remaja. Anak remaja yang sedang puber akan mulai sulit ditangani Orang Tua apalagi jika tidak terjalin komunikasi yang baik. Buatlah anak lebih senang bercerita kepada orang tuanya dan buat anak lebih jujur kepada orang tuanya. Dengan begini, orang tua lebih bisa memantau bagaimana perasaan anak, dan apa yang anak lakukan dengan teman-teman dan mungkin pacarnya.

Meski memang bagi sebagian orang tua akan merasa kesulitan saat mencoba meningkatkan komunikasi. Orang tua akan selalu punya ego bahwa anak harus menuruti semua yang dikatakan orang tuanya, dan anak juga memiliki ego bahwa dia sudah besar dan merasa bisa memutuskan sendiri hidupnya. Jika terus seperti ini, anak akan semakin menjauh dari orang tuanya dan orang tua akan lebih sulit mengontrol anak mereka.

Kesimpulan

Perkembangan jaman memang tidak bisa ditekan, kita mau gak mau harus mengikutinya dan mencari solusi sebelum terjadinya masalah. Cara abad 19 mungkin tidak akan berlaku lagi di abad 20 ini, untuk itu orang tua harus lebih memutar otak lagi untuk menjaga anak-anaknya dari perbuatan negatif yang bisa merusak nama baik dirinya dan keluarga.

Jadi itulah tips untuk orang tua agar lebih mudah menghadapi bahayanya gaya berpacaran remaja jaman sekarang. Semoga bisa bermanfaat dan terima kasih sudah membaca hingga akhir. Jika ada pertanyaan, silahkan hubungi Oting dengan klik ikon WhatsApp yang ada di bawah ini.

artikel ini disiapkan oleh:

Irma Nurhayati

Aku Irma. Pencinta buku yang suka berbagi pengalaman membacanya di blog dan sosial media.

pertanyaan lebih lanjut hubungi via WhatsApp
Categorised in: