Cara Efektif Mengelola Gaji Agar Tetap Bisa Menabung

Halo bos bis semuanya! Assalamualaikum! Tahukah bos bis gaji nominal kecil maupun gaji nominal besar tetap dapat menabung dengan pengelolaan keuangan yang efektif. Banyak dari kita yang seolah memahami bagaimana mengelola keuangan namun tetap saja tidak mencapai target yang diinginkan. Itu artinya, pengelolaan keuangan bos bis belum efektif.

Terlebih lagi banyak yang keliru soal menabung. Jika dari kecil kita sudah didoktrin untuk menabung sisa uang jajan, hal inilah yang diterapkan saat kita dewasa, menabung dari sisa gaji. Tentunya hal ini keliru ya bos bis, karena menabung harusnya dilakukan di awal bukan diakhir. Menabung seharusnya dianggap uang yang keluar, karena jika kita tetap menganggap uang yang “disisihkan” kita akan terus merasa kita memiliki uang dan tidak mengontrol untuk pos-pos lainnya.

Berikut oting akan sedikit menjelaskan mengenai cara mengelola keuangan yang efektif.

1. Atur keuangan dengan skala 70:20:10

Rumus ini adalah rumus yang sangat umum dalam pengelolaan keuangan. Dimana bos bis harus membagi gaji yang bos bis dapat setiap bulannya ke dalam 3 pos utama. Pos kebutuhan 70% gaji, pos menabung 20% gaji, dan pos keinginan 10% dari gaji.

2. Buat anggaran bulanan

Setelah mengetahui rumus pengelolaan keuangan 70:20:10, waktunya bos bis membuat anggaran bulanan. Anggaran ini diperlukan untuk bos bis lebih bisa mengontrol pengeluaran sehari-hari dan bulanan bos bis.

3. Menabung di awal bukan di akhir

Untuk tetap dapat menabung, bos bis harus memisahkan rekening tabungan dengan rekening belanja. Buat 2 rekening di 2 bank berbeda atau 1 bank yang sama dengan catatan tidak perlu atm dan tidak perlu m-banking. Dengan begini, bos bis akan berpikir 2x untuk membelanjakan uang tabungan karena harus repot ke bank dan mengantri di teller.

4. Jaga rasio utang

Rasio utang yang baik adalah tidak lebih dari 30% pendapatan bulanan. Karena jika lebih dari 30%, bos bis akan kesulitan dalam mengelola keuangan. Sebaiknya, jika bukan mendesak, hindarilah utang.

5. Pahami perbedaan kebutuhan dan keinginan

Yang terpenting dalam pengelolaan keuangan adalah memahami perbedaan kebutuhan dan keinginan. Caranya sederhananya, bos bis tuliskan apa saja yang bos bis perlukan setiap bulannya. Contohnya, uang belanja, uang sewa/kost, listrik, air, ongkos, pulsa, baju, make up, kopi, dan lain sebagainya. Lalu pisahkan kira-kira mana saja yang memang jika tidak dilaksanakan/tidak dibayar akan mempengaruhi kehidupan bos bis. contohnya uang sewa kost, jika tidak dibayar tentu saja bos bis akan diusir oleh yang punya kost. Berbeda dengan membeli baju baru. Coba lihat di lemari, apakah jika bos bis tidak membeli baju bulan ini bos bis tidak akan memiliki baju untuk dipakai? Tentu saja tidak bukan? Itulah perbedaan kebutuhan dan keinginan.

6. Buat skala prioritas kebutuhan

Hal penting lainnya dalam mengelola keuangan adalah membuat skala prioritas kebutuhan. Jika bos bis sudah mendapatkan daftar kebutuhan dan keinginan. Buat skala prioritas dari masing-masing pos tersebut. Dengan begitu, bos bis akan lebih mudah mengatur keuangan bos bis.

Terima kasih sudah membaca hingga akhir dan semoga bermanfaat. Jika ada pertanyaan silahkan hubungi oting dengan klik ikon whatsapp di bawah ini. Bos bis juga bisa mencari artikel lain dengan memasukkan kata kunci ke kolom pencarian yang ada di bagian atas halaman ini.

artikel ini disiapkan oleh:

Irma Nurhayati

Aku Irma. Pencinta buku yang suka berbagi pengalaman membacanya di blog dan sosial media.

pertanyaan lebih lanjut hubungi via WhatsApp
Categorised in: