Kenapa Saat Sedih Kita Mengingat Seseorang?

Halo BosBis! Assalamualaikum! Perasaan sedih merupakan salah satu perasaan yang tidak nyaman dirasakan oleh semua orang. Saat sedih pastilah kita mengingat hal-hal yang dirasa menyakitkan. Selain itu, terkadang kita mengingat seseorang. Entah itu sahabat kita, mantan pacar kita, atau orang tua kita. Kenapa ya bisa seperti itu?

Penyesalan dan pengharapan

Saat sedih apalagi jika hal itu amat sangat mendalam, seringkali akan timbul rasa menyesal, tidak adil, dan terkadang menyalahkan diri sendiri. Di saat seperti ini, memang terkadang kita mengingat seseorang yang sedang tidak bersama kita. Hal ini dikarenakan jauh di dalam lubuk hati, kita berharap akan dihibur oleh orang tersebut. Contohnya, anak rantau yang jauh dari orang tua dan sedih karena dimarahi bosnya. Saat sedih dan ketika tidak ada seorang pun yang menemani, anak rantau tersebut pun mulai mengingat orang tuanya karena berharap kesedihannya hilang jika ada orang tuanya.

Kerinduan mendalam

Rasa sedih juga bisa menyebabkan kita merindukan seseorang. Mungkin pada hari ini kita merasa diperlakukan tidak adil di kantor, dan disekitar kita sibuk dengan kegiatannya sendiri-sendiri. Rasa kesepian mulai menyerang. Sedih dan kesepian memang perasaan yang terkadang beriringan. Selanjutnya kita akan mulai mengingat seseorang yang kemarin sempat kita rindukan, dan akan semakin kita rindukan saat kita merasa sedih.

Kesimpulan

Rasa sedih, sepi dan rindu memang tidak nyaman untuk dirasakan semua orang. Tapi dengan ini kita bisa belajar arti hadirnya orang-orang yang kita ingat saat kita mengalami perasaan itu. Kita juga bisa belajar lebih menghargai kehadiran mereka jika nanti akan tiba waktunya bertemu lagi. Rasa tidak nyaman itu tidak perlu dihindari, tapi perlu dihadapi dan ditangani dengan baik.

Terima kasih sudah membaca artikel ini sampai habis, jika ada pertanyaan silahkan hubungi Oting.

artikel ini disiapkan oleh:

Irma Nurhayati

Aku Irma. Pencinta buku yang suka berbagi pengalaman membacanya di blog dan sosial media.

pertanyaan lebih lanjut hubungi via WhatsApp
Tags:
Categorised in: