Mengapa Kalau Lihat Foto Anak Saat Masih Kecil Ibu Jadi Sedih?

Halo BosBis! Assalamualaikum! Kita pasti pernah sekali waktu melihat ibu kita memasang raut muka sedih saat melihat album lama. Di album lama, terpampang banyak sekali foto-foto saat kita kecil. Foto sendiri, foto bersama saudara, foto momen pertama kali, dan masih banyak lagi. Sebenarnya foto itu semua lucu dan menyenangkan untuk dilihat, tapi kenapa wajah ibu kita sedih ya?

Kerinduan dan kesepian

Tanpa disadari oleh anak, semakin dewasa anak semakin jauh dan terlepas dari orang tuanya. Seorang ibu pastilah harus merelakan kebersamaannya dan melepaskan anaknya untuk menjalani kehidupannya sendiri. Meski melepas dengan senang hati, tetap saja ada kerinduan dan kesepian mendalam yang dirasakan ibu. Bagi ibu, anak-anak tetaplah anak-anak, seberapa dewasapun mereka. Membuka album foto lama artinya mengenang kembali masa-masa saat anak sangat menempel dengan ibu. Hal itu membuat ibu sangat sedih karena merasakan kerinduan sekaligus kesepian.

Rasa haru pun turut serta

Saat membuka kembali album foto lama, terlihat jelas fotomu saat pertama kali belajar berjalan, saat pertama kali merayakan ulang tahun atau bahkan saat pertama kali memakai seragam sekolah. Hal itu timbul rasa haru bahwa beliau (ibu) berhasil merawat anaknya dengan baik. Belasan tahun dilalui merawat anaknya, dari kecil hingga menikah dan memulai keluarga sendiri, memicu rasa haru dan bangga untuk sang ibu. Merawat anak bukanlah hal mudah, namun dibenaknya timbul percakapan, “lihatlah, anakku ternyata pernah sekecil ini”. Raut muka haru dan sedih memang tidak mudah dibedakan, karena keduanya sama-sama mengeluarkan air mata.

Kesimpulan

Ibu tidak akan pernah melupakan anak yang pernah dirawatnya dari kecil hingga dewasa. Seorang ibu, pasti akan selalu menganggap anak kecilnya, adalah anak kecil. Ia akan selalu merindukan dan menantikan kehadiran anaknya. Rasa sedih dan haru memang bercampur jadi satu, tapi doanya selalu menyertai anaknya. Semoga kita semua selalu diberi kesempatan untuk berbakti dan menyenangkan orang tua kita, terutama ibu.

Terima kasih sudah membaca sampai akhir, jika ada pertanyaan silahkan hubungi Oting ya BosBis.

artikel ini disiapkan oleh:

Irma Nurhayati

Aku Irma. Pencinta buku yang suka berbagi pengalaman membacanya di blog dan sosial media.

pertanyaan lebih lanjut hubungi via WhatsApp
Tags:
Categorised in: