Prinsip – Prinsip Dasar Akuntansi Keuangan Syariah

Halo bos bis semuanya! Assalamualaikum! Masih dalam rangkaian pembelajaran mengenai teori akuntansi keuangna syariah. Kali ini oting akan menuliskan prinsip-prinsip dasar akuntansi keuangan syariah. Dengan adanya prinsip-prinsip dasar ini, akuntansi keuangan syariah dapat dengan mudah dibedakan dengan akuntansi keuangan konvensional. Apa sajakah itu? Mari kita bahas di bawah ini.

1. Prinsip pertanggungjawaban

Dalam Al-Qur’an, setiap manusia diajarkan untuk selalu bertanggungjawab atas semua perbuatannya. Begitupula prinsip yang diterapkan dalam akuntansi keuangan syariah. Akuntansi syariah memiliki prinsip pertanggungjawaban sebagai salah satu bentuk implementasi dari ajaran yang tertera dalam Al Quran. Artinya, semua transaksi yang dilakukan pebisnis harus dipertanggungjawabkan secara jelas melalui laporan keuangan.

2. Prinsip keadilan

Sesuai dengan ajaran agama Islam bahwa setiap manusia harus berlaku adil, akuntansi keuangan sayriah juga memiliki prinsip keadilan yang sama. Prinsip keadilan dalam akuntansi syariah sendiri memiliki 2 pengertian. Pertama, prinsip keadilan yang berkaitan dengan praktek moral, yakni kejujuran. Kedua, prinsip keadilan yang bersifat fundamental dan berpijak pada nilai-nilai syariah serta moral. Keadilan ini menjadi pendorong untuk melakukan upaya dekonstruksi terhadap pembangunan akuntasi modern menjadi akuntansi alternatif yang lebih baik.

3. Prinsip kebenaran

Prinsip kebenaran akan menciptakan dalam mengakui, mengukur dan melaporkan setiap transaksi ekonomi. Prinsip kebenaran ini berkesinambungan dengan prinsip keadilan. Karena jika sudah menerapkan rasa kebenaran maka rasa adil akan muncul mengiringinya.

Prinsip lain yang diterapkan organisasi dan perbankan syariah

Adapun prinsip lain yang diterapkan oleh organisasi dan perbankan yang menerapkan akuntansi keuangan syariah antara lain;

  1. Larangan menerapkan bunga pada semua bentuk dan jenis transaksi
  2. Menjalankan aktivitas bisnis dan perdagangan berdasarkan pada kewajaran dan keuntungan yang halal
  3. Setiap kegiatan yang dilakukan mengeluarkan zakat 
  4. Menghindari adanya monopoli 
  5. Membangun kemitraan dengan masyarakat melalui perdagangan yang dibolehkan oleh syariah islam. 

Jadi itulah 3 prinsip dasar serta prinsip lain yang menyertai akuntansi keuangan syariah. Terima kasih sudah membaca hingga akhir dan semoga bermanfaat. Jika ada pertanyaan silahkan hubungi oting dengan klik ikon whatsapp di bawah ini. Bos bis juga bisa mencari artikel lain dengan memasukkan kata kunci ke kolom pencarian yang ada di bagian atas halaman ini.

artikel ini disiapkan oleh:

Irma Nurhayati

Aku Irma. Pencinta buku yang suka berbagi pengalaman membacanya di blog dan sosial media.

pertanyaan lebih lanjut hubungi via WhatsApp
Categorised in: