Sejarah Akuntansi Keuangan Syariah

Halo bos bis semuanya! Assalamualaikum! Memahami akuntansi syariah tidak cukup dengan memahami pengertiannya saja. Kita juga perlu tahu sejarah mengenai akuntansi keuangan syariah ini. Darimana asalnya, sejak kapan diterapkan, dan bagaimana akuntansi keuangan syariah bisa diterapkan di Indonesia. Oting akan mencoba untuk menjelaskan secara singkat mengenai pengertian dan sejarah akuntansi syariah dari awal mula hingga diterapkan di Indonesia.

Pengertian Akuntansi Keuangan Syariah

Tingginya umat muslim di Indonesia menjadikan ilmu keuangan akuntansi syariah banyak dilirik. Pada dasarnya, akuntansi syariah dengan akuntansi keuangan konvensional sama. Namun keduanya memiliki perbedaan prinsip, konsep, karakter, tujuan, hingga modal. Penerapannya dalam perusahaa membawa dampak positif pada perusahaan tersebut dan bidang perekonomian suatu negara.

Pengertian akuntansi syariah secara umum dapat diartikan secara terpisah. Akuntansi dalah cabang ilmu yang mempelajari tentang transaksi, pencatan, penggolongan dan pengikhtisaran untuk memudahkan untuk membuat laporan keuangan. Dimana dari hasil laporan keuangan ini nantinya akan membantu dalam pengambilan keputusan. Sementara syariah memiliki cakupan aturan yang memberikan batas yang boleh dan tidak boleh dalam aturan ajaran islam.

Sejarah Singkat Lahirnya Akuntansi Syariah

Sejarah ilmu akuntansi syariah tidak terlepas dari perkembangan agama Islam. Kegiatan pencatatan transaksi non tunai sudah dijelaskan dalam QS. Al-Baqarah: 282,mendorong seluruh umat Islam untuk mencatat dan membangun tradisi mencatat. Sejarah ini juga dibuktikan dengan adanya buku catatan keuangan yang digunakan selama masa khalifah Islam yang dikenal dengan istilah jaridah. Kemudian diikuti dengan adanya perintah kewajiban pembayaran zakat, dan pajak pertanian dari muslim yang didirikan oleh Rasulullah SAW yakni pendirian Baitul Maal pada abad ke-7.

Sejarah Singkat Akuntansi Keuangan Syariah Di Indonesia

Tercetusnya ajakan pemikir Islam untuk mengajak masyarakat untuk bermuamalah yang sesuai dengan ajaran agama menjadi latar belakang berdirinya akuntansi syariah.  Bank yang pertama kali mendirikan dengan asas syariah adalah Bank Muamalat Indonesia (BMI) di tahun 1991.

Kelahiran bank syariah ini pun lengkap dengan seperangkat peraturannya. Mulai dari masalah peraturan perbankan, aturan kebutuhan pengawasan, auditing, hingga masalah kebutuhan pemahaman terhadap produk-produk syariah. 

Dengan kata lain, kemunculan bank syariah sebagai bentuk implementasi ekonomi islam. Namun pada 2002 muncul ide pemikiran akuntansi syariah. Dimana secara teknis dan pengetahuan diatur sedemikian rupa, hingga munculah IAI yang membentuk Komite Akuntansi Syariah di Indonesia. 

Jadi itulah sejarah singkat tentang akuntansi keuangan syariah dan pengertiannya. Terima kasih sudah membaca hingga akhir dan semoga bermanfaat. Jika ada pertanyaan silahkan hubungi oting dengan klik ikon whatsapp di bawah ini. Bos bis juga bisa mencari artikel lain dengan memasukkan kata kunci ke kolom pencarian yang ada di bagian atas halaman ini.

artikel ini disiapkan oleh:

Irma Nurhayati

Aku Irma. Pencinta buku yang suka berbagi pengalaman membacanya di blog dan sosial media.

pertanyaan lebih lanjut hubungi via WhatsApp
Categorised in: