Tujuan Akuntansi Syariah Secara Umum

Halo bos bis semuanya! Assalamualaikum! Setelah kita mempelajari pengertian, dan sejarah akuntansi syariah. Sekarang saatnya mempelajari tujuan akuntansi syariah secara umum. Pada dasarnya, akuntansi keuangan syariah bertujuan menjalankan sebuah bisnis atau transaksi ekonomi yang sesuai dengan syariat Islam. Namun, pada prakteknya akuntansi syariah memiliki beberapa tujuan sebagai berikut;

1. Menentukan hak dan kewajiban pihak yang terlibat

Pada praktiknya, akuntansi syariah bertujuan untuk menentukan hak dan kewajiban pihak yang terlibat dengan lembaga keuangan syariah. Hal ini termasuk transaksi yang belum selesai, di mana penerapannya dan kepatutannya atas prinsip dan etika syariat Islam. Di mana hal adalah segala sesuatu yang diperoleh setiap orang sejak lahir sedangkan kewajiban adalah sesuatu yang menjadi keharusan untuk mendapatkan haknya.

2. Menjaga aset dan hak lembaga keuangan

Akuntansi syariah juga bertujuan untuk menjaga aset dan hak lembaga keuangan sesuai dengan syariat Islam. Aset adalah semua sumber ekonomi atau nilai suatu kekayaan. Aset ini diharapkan bisa memberikan manfaat ekonomi dan sosial dalam satuan uang, yang termasuk di dalamnya sumber daya non keuangan. Hak juga merupakan sesuatu hal yang benar, milik, kepunyaan, kewenangan, kekuasaan untuk berbuat sesuatu sesuai ketentuan atau undang-undang, kekuasaan yang benar atau menuntut sesuatu, derajat maupun martabat.

3. Meningkatkan kemampuan manajerial dan produktivitas

Akuntansi syariah juga memiliki tujuan untuk meningkatkan kemampuan manajerial dan produktivitas lembaga keuangan syariah. Manajerial merupakan kemampuan mengorganisir yang diperlukan oleh setiap pemimpin. Sedangkan produktivitas merupakan suatu kegiatan yang mengatur dan memanfaatkan sumber daya untuk mencapai hasil yang optimal.

4. Menyiapkan informasi laporan keuangan

Tujuan akuntansi syariah yang keempat adalah untuk menyiapkan informasi laporan keuangan yang berguna sebagai penentu keputusan setiap perusahaan. Laporan keuangan merupakan catatan informasi keuangan pada suatu periode akuntansi yang menggambarkan kinerja suatu perusahaan. Informasi keuangan yang dilaporkan terkait dengan posisi keuangan, kinerja, dan perubahan posisi keuangan suatu perusahaan. Hal ini berguna untuk penentuan keputusan yang dilakukan para pejabat tinggi perusahaan.

5. Meningkatkan kepercayaan pengguna

Tujuan terakhir akuntansi keuangan adalah untuk meningkatkan kepercayaan penggunanya. Meningkatkan pemahaman pengguna terhadap informasi akuntansi dan mendukung penyusunan standar akuntansi yang konsisten.

Terima kasih sudah membaca hingga akhir dan semoga bermanfaat. Jika ada pertanyaan silahkan hubungi oting dengan klik ikon whatsapp di bawah ini. Bos bis juga bisa mencari artikel lain dengan memasukkan kata kunci ke kolom pencarian yang ada di bagian atas halaman ini.

artikel ini disiapkan oleh:

Irma Nurhayati

Aku Irma. Pencinta buku yang suka berbagi pengalaman membacanya di blog dan sosial media.

pertanyaan lebih lanjut hubungi via WhatsApp
Categorised in: